Rabu, 04 Januari 2012

crown ambassador HARI NOGROHO,S.ST

   "Lakukan langkah demi langkah,setia pada prosesnya dan libatkan Tuhan. Percayalah Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya"

   Pria asal Kebumen Jawa Tengah ini punya impian besar untuk bisa membahagiakan keluarganya. "Saya masih terkenang saat melihat perjuangan kedua orang tua mengayuh sepeda tua untuk mengabdi sebagai guru SD. Jangan harapkan warisan harta benda , tetapi bapak ibu siap memberikan pendidikan terbaik untuk kalian'," kenangnya.
Tahun 1994 anak kedua dari tiga bersaudara ini mendapat beasiswa sekaligus Ikatan Dinas di Akademi Ilmu Statistik ( BPS ) Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Di tahun 1999 ia kembali berkesempatan belajar di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik ( STIS ) Jakarta untuk mendapatkan S1, Besar harapannya untuk bisa sukses dari profesinya sebagai abdi negara.
"Salah satu impian saya bisa menyokong kehidupan finansial orang tua . sebuah kalimat mengajarkan saya bahwa kita tidak bisa mencintai tanpa memberi . Sayangnya , saat itu hidup saya sangat pas-pasan . Karena tidak mau terlambat saya mulai mencari berbagai peluang usaha ," ujarnya.
   Peluang usaha jaringan pun ia lirik saat Agustus 2002 seorang teman kantor mengenalkannya bisnis MLM. "Dari buku yang saya baca dan orang-orang sukses di bisnis MLM yang saya temui , saya menemukan keyakinan bahwa bisnis ini memberi peluang pada siapa saja yang mau berjuang untuk meraih kehidupan yang luar biasa ,"jelas suami Dwi Sulistyowati .
Perkembangan bisnisnya semakin baik , seiring dengan pernikahannya pada tahun 2003 yang semakin menguatkan impian untuk sukses. Saat ikatan dinasnya habis , September 2005 ia memutuskan berhenti sebagai PNS dengan jabatan terakhir Kepala Seksi. Sebulan kemudian Hari berinvestasi cukup besar denganmendirikan stokist. Namun Tuhan punya rencana lain . Saat Natal 25 Desember 2005, stokist saya di tutup oleh manajemen MLM karena dinilai tidak layak beroperasi dan menyisakan hutang yang sangat besar."
"Meski sulit , saya percaya rancangan Tuhan adalah damai sejahtera , bukan rancangan kecelakaan . Kami harus bangkit ! Saat malam Natal itulah saya teringat SCA Andang Priyadi , seorang sahabat saya yang saya kenal pada awal 2004. Saya katakan 'Mas Andang , kapal kami bocor. Izinkan saya ikut kapal mas Andang," tutur Hari ihwal ia bergabung di K-LINK .
   Januari 2006, dalam kondisi terpuruk Hari memulai perjalanannya bersama K-LINK . "Kami siap melakukan apapun untuk secepatnya meraih impian kami yang tertunda . Saya telah di tempa untuk bersemangat dalam bekerja keras , ulet , pantang menyerah dan melibatkan Tuhan dalam setiap langkah," tekadnya kala itu.
   Kurang dari 3 tahun , September 2008 ia mencapai peringkat Crown Ambassador , dan masuk dalam Platinum Leaders Club pada Februari 2010. " Puji Tuhan . Bersama K-LINK kehidupan kami telah jauh berubah, impian kami satu persatu terwujud . Penghasilan diatas rata-rata , membeli kendaraan dan rumah yang layak untuk anak-anak , keliling Indonesia , ke luar negeri dan yang utama adalah waktu yang berkualitas untuk keluarga . Bagi saya K-LINK adalah bisnis yang sangat ideal bagi siapapun yang ingin mewujudkan impian ."
  "Saya akan berterima kasih kepada Presdir K-LINK Indonesia , Dato'DR.H.Md.Radzi Saleh dan manajemen K-LINK . SCA.Andang Priyadi dan SCA.DW Hery Susanto adalah sepasang malaikat  penolong yang Tuhan kirim buat kami. Terima kasih juga untuk sahabat seperjuangan SCA.Eko Wahyudi, CA.Choirul Bani yang terus saling menguatkan , semua upline dan mitra K-LINK. Diatas itu semua , kami bersyukur untuk kebaikan dan anugerah Tuhan , rencana-NYA begitu indah bagi kami sekeluarga.

   "Yakinlah, orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata ,akan menuai dengan sorak-sorai"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar